masrafli.com

Selasa, 25 Januari 2022

Pengertian dan Ciri-ciri Batik Tulis

Sebelum membahas mengenai batik tulis, kita cari tahu dahulu apa itu batik. Kata “batik” berasal dari gabungan dua kata bahasa Jawa: “amba”, yang bermakna “menulis” dan “titik” yang bermakna “titik”. Sejak 2 Oktober 2009, Batik sebagai keseluruhan, baik itu dari teknik, teknologi serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity).


Walaupun kata “batik” berasal dari bahasa Jawa, kehadiran batik tulis di Jawa sendiri tidaklah tercatat. G.P. Rouffaer berpendapat bahwa tehnik batik tulis ini kemungkinan diperkenalkan dari India atau Srilangka pada abad ke-6 atau ke-7. Di sisi lain, J.L.A. Brandes (arkeolog Belanda) dan F.A. Sutjipto (sejarawan Indonesia) percaya bahwa tradisi batik tulis adalah asli dari daerah seperti Toraja, Flores,Halmahera, dan Papua. Perlu dicatat bahwa wilayah tersebut bukanlah area yang dipengaruhi oleh Hinduisme tetapi diketahui memiliki tradisi dari nenek moyang dalam membuat batik tulis.

Batik tulis atau bisa disebut juga dengan Batik Carik yaitu kain batik yang proses pengerjaanya menggunakan alat canting untuk memindahkan lilin cair pada permukaan kain guna menutupi pori-pori kain pada bagian-bagian tertentu yang dikehendaki agar tidak terkena zat warna. Yang sebelumnya kain tersebut sudah digambar dengan pensil terlebih dahulu.

Seni pewarnaan kain batik tulis dengan menggunakan malam (lilin khusus untuk membatik) adalah salah satu bentuk seni kuno. Penemuan di Mesir menunjukkan bahwa teknik ini telah dikenal semenjak abad ke-4 SM, dengan ditemukannya kain pembungkus mumi yang juga dilapisi malam untuk membentuk pola. Di Asia, teknik serupa batik tulis juga diterapkan di Tiongkok serta diIndiadan Jepang. Di Afrika, teknik seperti batik tulis dikenal diNigeria dan Senegal. Di Indonesia, batik tulis dipercaya sudah ada semenjak zaman Majapahit.

Ciri-ciri batik tulis atau batik carik adalah : 
  1. memiliki motif yang beragam bisa juga berulang-ulang
  2. bentuk motifnya bisa mencapai ukuran yang kecil sesuai dengan canting yang digunakan
  3. setiap bentuk motif memiliki batas garis atau batas bentuk yang jelas
  4. warna batik akan mudah rusak jika dicuci menggunakan sabun deterjen, sebaiknya dicuci menggunakan lerak dan tidak dijemur di bawah sinar matahari langsung
  5. jika dibandingkan dengna cermat, bentuk motif dengan ukuran yang sama pada hasil batik tulis pasti memiliki perbedaan. Hal ini karena pembatikan (percantingan) dilakukan secara manual (dengan tangan), sehingga setiap goresan memiliki perbedaan.
Demikian artikel mengenai Pengertian dan Ciri-ciri  Batik Tulis. Anda dapat membagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat. Anda juga bisa berkomentar jika dirasa ada yang kurang jelas. Semoga bermanfaat untuk para pembaca dan Salam Literasi!

Senin, 24 Januari 2022

Pengertian, Jenis, dan Ciri Idiom

Idiom atau ungkapan adalah suatu gabungan kata, yang merupakan penggalan kalimat yang memiliki arti tersendiri atau kelompok kata yang menyatakan makna kiasan. Idiom berasal dari bahasa Yunani yaitu idios yang artinya sendiri, khas, dan khusus.

Beberapa ahli juga berpendapat mengenai definisi dari idiom.

1. Sudaryat (2009:81)
Idiom juga disebut dengan istilah langgam bahasa, bahasa yang dilazumkan penggunaannya oleh golongan tertentu, dialek, peribahasa, sebutan yang aneh atau yang sukar diterjemahkan dengan tepat ke dalam bahasa yang lain. Idiom merupakan salah satu bentuk ekspresi bahasa. Ekspresi bahasa merupakan penyebutan sesuatu yang dialami oleh pemakainya.

2. Kridalaksana (2008:90)
Idiom adalah konstruksi yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna anggota-anggotanya.

3. Chaer (1993:7)
Idiom adalah satuan bahasa (berupa kata, frasa, maupun kalimat) yang maknanya tidak dapat ditarik dari kaidah umum gramatikal yang berlaku dalam bahasa tersebut.

4. Soedjoto dalam Sudaryat (2009:77)
Idiom adalah ungkapan bahasa berupa gabungan kata (frasa) yang maknanya sudah menyatu dan tidak ditafsirkan menurut makna unsur pembentuknya.

Dari beberapa pengertian idiom menurut para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa idiom merupakan ungkapan, konstruksi satuan bahasa yang dapat berupa kata, frasa, maupun kalimat yang maknanya tidak sama dengan makna leksikal maupun makna gramatikal dari satuan- satuan pembentuknya.


Jenis-Jenis Idiom

Idiom dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu : 

1. Idiom penuh
yaitu idiom atau ungkapan yang seluruh unsur pembentuknya tidak dapat dikembalikan kepada makna denotasinya/sebenarnya.

Contoh : Pantat kuning berarti pelit atau kikir. Gulung tikar berarti bangkrut.
Kata pantat dan kuning sudah kehilangan makna denotasinya. Demikian juga kata gulung dan kata tikar.

2. Idiom sebagian
yaitu idiom atau ungkapan yang sebagian unsur pembentuknya masih dapat dikembalikan kepada makna denotasinya.

Contoh : kabar burung berarti kabar atau berita yang belum tentu kebenarannya.
Daftar hitam berarti daftar nama orang yang terlibat dalam tidak kejahatan. Dalam hal ini, kata kabar dan daftar masih dapat dikembalikan makna denotasinya.

Ciri-Ciri Idiom

Secara struktural idiom memiliki ciri-ciri sebagai berikut : 

  1. Idiom merupakan paduan dari beberapa kata yang merupakan susunan atau ekspresi tetap.
  2. Dampak dari ciri nomor satu ilaah bahwa kata pendukung idiom tidak dapat digantikan oleh kata lain. Contoh idiom "patah hati" (sedih hati karena putus cinta) salah satu pendukung (misalnya hati) tidak dapat digantikan dengan kata lain.
  3. Urutan kata-kata pendukung idiom tidak dapat dirubah atau dibalikkan (misalnya, idiom "besar kepala" atau sombong atau keras kepala tidak dapat diubah menjadi "kepala besar".
  4. Diantara kata-kata anggota idiom itu tidak dapat disisipkan kata lain. Contoh idiom 'tikus berdasi' diantara kata pendukung idiom itu tidak dapat disisipkan kata lain (tikus yang berdasi).
Demikian artikel mengenai Pengertian, Jenis, dan Fungsi Kata Ulang. Anda dapat membagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat. Anda juga bisa berkomentar jika dirasa ada yang kurang jelas. Semoga bermanfaat untuk para pembaca dan Salam Literasi!

Minggu, 23 Januari 2022

Pengertian, Jenis, dan Fungsi Kata Ulang


Kata ulang merupakan kata yang terjadi sebagai hasil reduplikasi. reduplikasi adalah proses atau hasil pengulangan kata atau unsur kata. Dalam bahasa Indonesia, kata ulang dibagi menjadi empat jenis, yaitu sebagai berikut. 

1. Kata ulang penuh
kata ulang penuh adalah kata ulang yang terjadi akibat proses pengulangan kata yang sama persis. Kata ulang penuh mengakibatkan terciptanya istilah baru. Maknanya menyatakan jumlah yang banyak.

Contoh : meja-meja, pensil-pensil, rak-rak

2. Kata ulang sebagian
kata ulang sebagian adalah kata ulang yang terjadi akibat adanya pengulangan fonem. Biasanya kata ulang ini terbentuk melalui pengulangan awal kata.

Contoh : leluhur, dedaun, lelaki, tetangga, jejala, pipi

3. Kata ulang perubahan bunyi
kata ulang perubahan bunyi adalah kata ulang yang terjadi akibat perubahan bunyi pada kata yang diulang. Biasanya kata ulang itu terbentuk melalui pengulangan salin suara.

Contoh : obrak-abrik, warna-warni, lauk-pauk

4. Kata ulang berimbuhan 
kata ulang berimbuhan adalah kata ulang yang terjadi akbiat adanya proses pengulangan yang mengandung imbuhan.

Contoh : berlambai-lambai, berayun-ayun, tawar-menawar, tarik-menarik

Setelah dijelaskan mengenai pengertian dan jenis kata ulang atau reduplikasi, berikut ini beberapa fungsi dari kata ulang : 

  1. Menyatakan makna banyak/jamak, contoh pada kata siswa-siswi
  2. Menyatakan makna bermacam-macam, contoh : buah-buahan
  3. Menyatakan hal yang menyerupai/tiruan sesuati, contoh : mobil-mobilan
  4. Menyatakan agak, contoh : kekanak-kanakan
  5. Menyatakan intensitas, contoh : kuat-kuat
  6. Menyatakan resiprokal/saling, contoh : bahu-membahu
  7. Menyatakan kolektif, contoh : satu-satu
Demikian artikel mengenai Pengertian, Jenis, dan Fungsi Kata Ulang. Anda dapat membagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat. Anda juga bisa berkomentar jika dirasa ada yang kurang jelas. Semoga bermanfaat untuk para pembaca dan Salam Literasi!

Rabu, 08 Desember 2021

Latar Belakang Masuknya Bangsa Eropa ke Indonesia

Pada artikel kali ini, masrafli.com akan membahas mengenai latar belakang masuknya bangsa eropa (Portugis, Belanda, dan Inggris) ke Indonesia. Dimulai dari Portugis, lalu Belanda dan yang terakhir yaitu Inggris. Berikut ini penjelasannya.

Penjelajahan Bangsa Portugis

Bartholomeus Diaz mencoba mencari jalan keluar untuk menemukan dunia Timur (pusat rempah-rempah). Namun, pelayarannya hanya sampai di ujung Afrika Selatan (1496). Hal ini disebabkan oleh besarnya gelombang ombak Samudra Hindia, sehingga kapal-kapal yang dibawa oleh Bartholomeus Diaz tidak berhasil melewatinya. Oleh Bartholomeus Diasz tanjung itu dinamakan Tanjung Pengharapan (Cape of Good Hope atau Tanjung Harapan sekarang).

Pada tahun 1498, raja Portugis mengirim ekspedisinya di bawah pimpinan Vasco da Gama. Ekspedisi ini di bawha pimpinan Vasco da Gama. Ekspedisi ini berhasil mendarat di kalkuta (India) pada tahun 1498. Kemudian, pada tahun 1511 dari India bangsa portugis mengirim ekspedisinya di bawha pimpinan Alfonso d'Alburquerque, mengikuti perjalanan para pedagang Islam. Pada tahun 1511 itu juga Portugis berhasil menduduki Malaka, pusat perdagangan di Asia Tenggara. Kemudian Portugis tiba di Ternate (Maluku) tahun 1512.

Untuk menyelesaikan pertikaian kedua bangsa kulit putih itu, Paus turun tangan dan apda tahun 1512 dilakukan perjanjian Saragossa (Zaragoza). Isi perjanjian itu antara lain :

  • bumi ini dibagi atas dua pengaruh, yaitu pengaruy bangsa Spanyol dan Portugis
  • wilayah kekuasaan Spanyol membentang dari Meksiko ke arah barat sampai Kepulauaan Filipina dan wilayah kekuasaan Portugis membentang dari Brasil ke arah timur sampaike Kepulauan Maluku.

Kedatangan Bangsa Belanda di Indonesia

Bangsa Belanda memulai pelayarannya, pada tahun 1596 di bawha pimpinan Cornelis de Houtman, para pedagang Belanda tiba di Banten (Indonesia). Dari bandar Banten pelaut belanda melanjutkan pelayarannya ke arah timur dan mereka kembali dengan membawa rempah-rempah dalam jumlah yang cukup banyak.

Untuk mengatasi persaingan antara para pedagang Belanda itu sendiri, pemerintah membentuk badan usaha atau kongsi dagang yang diberi nama Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC), yaitu persekutuan dagang Hindia Timur. VOC berdiri tahun 1602 yang juga lebih sering disebut oleh bangsa Indonesia dengan Kompeni Belanda.

Kedatangan Bangsa Inggris di Indonesia

Sejak abad ke-17, para pedagang Inggris sudah berdagang sampai di daerah India. Di India Timur, para pedagang Inggris mendirikan kongsi dagang, yakni East India Company (EIC) pada tahun 1600, dengan daerah operasinya adalah India. Pusat kekuataan EIC adalah Kalkuta (India), dan dari kota inilah Inggris meluaskan wilayahnya ke Asia Tenggara.

Di bawah Gubernur Lord Minto yang berkedudukan di kalkuta dibentuk ekspedisi Inggris untuk merebut daerah-daerah kekuasaan Belanda yang ada di wilayah Indonesia. Pada tahun 1811, Thomas Stamford Raffles telah berhasil merebut seluruh wilayah kekuasaan Belanda di Indonesia.

Berdasarkan perjanjian London tahun 1815, Inggris diharuskan mengembalikan kekuasaannya di Indonesia kepada Belanda. pada tahun 1816 Inggris melaksanakan kewajibannya itu.

Selasa, 07 Desember 2021

Pengertian dan Jenis-Jenis Infografis

Infografis sudah berkembang dalam beberapa tahun terakhir ini menjadi sarana komunikasi massa, karena infografis sekarang dirancang untuk mengjangkau audiens yang lebih luas dengan menyederhanakan konten yang kompleks dan membuatnya lebih mudah dipahami.

Karena kesederhanaannya itulah, infografis sudah banyak mendapatkan popularitas belakangan ini, bahkan kita dapat melihat infografis tersebar di internet dan media sosial. Contohnya, template infografis di Canva bisa memberikan kita wawasan singkat tentang desain dan struktur infografis.

Tapi apa itu infografis? untuk lebih memahaminya, kita pahami dulu istilahnya. Infografis adalah gabungan dari 'informasi' dan 'grafik'. Infografis adalah representasi visual dari informasi yang bertujuan untuk membuat data mudah dipahami pada saat dilihat (lebih tepatnya saat dilihat pertama kali).

Infografis meminimalkan penggunakan teks dan menampilkan data seperlunya, menjelaskan konsep, menyederhanakan presentasi, memetakan hubungan, menunjukakn tren, dan memberikan wawasan penting. Penggunaan gambar yang menarik pada infografis dapat membuat hal abstrak menjadi lebih mudah dipahami. Infografis dapat menyederhakan sebuah data yang besar dan membuatnya lebih mudah dicerna saat dilihat, dan juga membantu menyampaikan data dalam bentuk yang ringkas.

Jenis Infografis

Infografis ada beberapa jenis, antara lain berdasarkan tujuan, objek yang digunakan, dan informasi. Sebuah infografis akan selalu masuk ke dalam jenis tertentu saja, sebenarnya sebagain besar infografis akan memiliki berbagai elemen jenis infografis.

Jenis infografis yang paling sesuai dalam situasi tertentu akan bergantung pada tujuan visualisasi data. Kita harus dapat memilih jenis infografis yang menghindari pemahaman ambigu dan paling membantu pembaca memahami informasi yang didapat.

Tentunya audiens juga penting. Misalnya, jenis infografis disesuaikan tergantung pada apakah desain tersesbut disajikan kepada anggota dewan perusahaan atau manajer tingkat menengahnya. Anggota dewan mungkin hanya ingin melihat sorotan utama dan tidak membahas terlalu banyak detail teknis. Dan sebaliknya.

Information Infographic (Infografis Informasi)

Infograsi informasi dibedakan dengan penggunaan teks di atas rata-rata jika dibandingkan dengan jenis infografis lainnya. Desainnya bisa digabungkan dengan ikon, bentuk, warna, dan elemen visual lainnya tetapi secara keseluruhan, penekanannya atau utamanya adalah pada kata-kata.

sumber : venngage.com

Timeline Infographic (Infografis Linimasa)

Infografis linimasa menggambarkan peristiwa atau tindakan dalam urutan kronologis. Infografis ini sering digunakan untuk menunjukkan pengembangan produk, tren historis, atau evolusi ide. Infografis ini memanfaatkan ikon, gambar, dan elemen grafik untuk menyampaikan tujuannya. Format yang digunakan biasanya vertikal, horizontal, atau zig zag. Infografis linimasa vertikal dan zigzag biasanya lebih mudah dibaca. Sedangkan, infografis linimasa horizontal berfungsi paling baik pada poster, presentasi, dan lingkungan yang cukup luas.

<a href="http://www.freepik.com">Designed by pikisuperstar / Freepik</a>
Sumber : freepik.com

Charts Infographic (Bagan Infografis)

Bagan infografis memiliki bagan/charts sebagai pusat visualisasi informasi. Warna, bentuk, dan ikon bisa ditambahkan sebagai penjelasan. Bagan atau Charts berfungsi paling baik saat melakukan perbandingan dasar item. 

<a href="http://www.freepik.com">Designed by pikisuperstar / Freepik</a>
Sumber : freepik.com

Pie Charts Infographic (Infografis Diagram Lingkaran)

Infografis ini adalah infografik di mana objek fokusnya adalah diagram lingkaran. Tetapi secara teknis, infografis ini adalah bagian dari infografis bagan, bisa ditetapkan dalam kategori yang berbeda karena penggunaannya yang cukup luas. Diagram ini sangat bagus untuk menunjukkan komponen item yang berbeda atau bagaimana satu nilai dibandingkan dengan beberapa nilai lainnya.

Sumber : id.postermywall.com

How to Infographic 

How to Infografis menggambarkan langkah-langkah untuk mencapai tujuan tertentu. Contoh hasil yang prosesnya dapat digambarkan menggunakan infografis mencakup cara pembuatan produk, sertifikasi ISO, kualifikasi profesional, atau prosedur medis. 

Sumber : www.lender411.com

Process Infographic (Infografis Proses)

Seperti hal yang dibahas di atas, ini hampir mirip. Perbedana utama adalah bahwa infografi proses menggambarkan proses pengambilan keputusan. Infografi proses juga disebut sebagai pohon keputusan atau diagram alur. Setiap langkah dihubungkan ke langkah berikutnya dengna garis dan arah panah. Contoh infografi proses dapat diterapkan pada pennetuan tipe kepribadian, pembuatan jalur perakitan, pemrograman perangkat lunak, perencanaan proyek, dan audit proses.

Sumber : www.easel.ly

Comparasion Infographic (Infografis Perbandingan)

Infografis perbandingan meneliti persamaan dan perbedaan antara dua atau lebih produk, peristiwa, lokasi, ide, atau individu. Contohnya seperti kondisi dulu vs kondisi saat ini, strategi sebelumnya vs stragei saat ini, dan lain-lain. Infografis ini menciptakan kontras dan membantu mengidentifikasi pro dan kontra dari satu item dalam konteks alternatif. Grafik biasanya akan dibagi menjadi dua atau lebih tergantung pada jumlah item yang dibandingkan.

Sumber : www.easel.ly

Nah mungkin itu pengertian dan jenis-jenis dari Infografis. Kira-kira kalian sering pakai yang mana nih? tentunya disesuaikan dengan kebutuhan ya. Semoga informasi yang kami berikan dapat bermanfaat ya. Terimakasih! Jika ada yang ditanyakan, kita bisa berdiskusi di kolom komentar ya.

Kamis, 02 Desember 2021

Contoh Soal Paragraf dan Pembahasannya (SBMPTN)

Pada artikel kali ini, masrafli.com akan membahas Contoh Soal Paragraf dan Pembahasannya (SBMPTN)Mari disimak dan cermati soal-soalnya ya teman-teman.


1. Bacalah teks dibawah ini! 

    (1) Generasi hari ini berbeda dengan generasi sebelumnya karena generasi hari ini lahir di tengah kecanggihan teknologi digital sehingga mereka dimanjakan game online dan media sosial. (2) Sejatinya, smartphone mendukung proses belajar mengajar sehingga proses transfer of knowledge dan pembinaan karakter dan keterampilan belajar. (3) Namun kita juga sering menjumpai remaja yang berada dalam sebuah forum tanpa berkomunikasi satu dengan yang lain karena asyik dengan dunianya sendiri. (4) Meminjam istilah Don Tapscott (2013) generasi ini adalah generasi acuh-tak acuh. (5) Minat mereka hanya mengenai budaya populer, para pesohor, dan teman-teman mereka. (6) Hal itu menunjukkan bahwa teknologi digital membawa dampak positif dan negatif. 
    (7) Menurut Felder dan Soloman (1993 ) ”Pembelajaran di zaman informasi ini mempunyai kecenderungan gaya belajar aktif, sequiental, sensing dan visual.” (8) Fokus pembelajaran adalah pembelajaran seumur hidup, bukan demi ujian semata. (9) Guru tidak perlu khawatir jika siswa lupa tanggal, peristiwa penting dalam sejarah karena mereka dapat mencarinya lewat buku dan web. (10) Guru perlu mengajari mereka cara belajar yang baik dan mendorong mereka untuk gemar membaca dan menulis. (11) Jadi, yyang terpenting bukan hanya tentang apa yang diketahui ketika mereka lulus, melainkan juga untuk mencintai pembelajaran hidup. (koran.tempo.co/konten)

Kalimat topik paragraf pertama adalah kalimat...

a. (1)
b. (2)
c. (3)
d. (4)
e. (6)

Jawaban : A
Pembahasan : Langsung baca kalimat terakhir pada paragraf tersebut. Temukan kata tunjuk atau kata ganti atau konjungsi antarkalimat yang tidak merujuk pada kesimpulan. Jika salah satu dari kategori tersebut ditemukan dikalimat terakhir maka kalimat topik/kalimat utama terletak di kalimat pertama. Pada paragraf satu di kalimat terakhir ditemukan konjungsi antarkalimat maka kalimat topik terdapat pada kalimat (1).

2. Bacalah teks berikut!

    Pertanian organik dianggap mampu memandirikan petani Indonesia. Pertanian jenis ini diharapkan mampu membebaskan petani dari ketergantungan dan sarana produksi pertanian yang umumnya diproduksi oleh perusahaan perusahaan raksasa transnasional. Gairah pengembangan pertanian organik di tanah air tidak dapat dipisahkan dari gerakan serupa yang berlangsung secara global. 

    Bagi beberapa pelakunya pertanian organik dipandang sebagai sebuah filosofi gerakan sosial dan bahkan ada yang meyakininya sebagai sebuah agama.

   Pada dasarnya pertanian organik berhubungan dengan berbagai bentuk gerakan pertanian alternatif. Gerakan ini mengikuti suatu kontinum mulai dari sistem budidaya pertanian yang sama sekali tidak menggunakan bahan kimia (chemical free) budidaya pertanian berkelanjutan dengan asupan rendah (low input sustainable agriculture).

    Beberapa faktor yang memicu lahirnya sistem pertanian organik adalah lahirnya kesadaran tentang (1) kerusakan lingkungan, (2) ketergantungan pada bahan kimia dan sumber energi yang tidak terbarukan, serta (3) keamanan. Faktor terakhir inilah yang dari waktu ke waktu semakin mendorong konsumen meminati produk pertanian organik. Namun, yang jelas dari sudut pandangan lingkungan, praktis pertanian organik jelas jelas berpeluang memperbaiki kualitas lingkungan yang secara tidak langsung juga menentukan mutu pangan yang dihasilkan. 


Judul teks di atas yang paling tepat adalah...

a. Gerakan Pertanian Organik
b. Kemandirian Petani
c. Pengaruh pertanian Dunia
d. Mutu Pertanian Organik
e. Perbaikan Lahan Pertanian

Jawaban : D
Pembahasan : Judul harus singkat dan pilihan katanya menarik, judul harus merepresentasikan isi dari teks. Berdasarkan teks tersebut, judul yang tepat adalah Mutu Pertanian Organik.

3. Bacalah teks berikut!

    (1) Semua orang pasti mengenal pendidikan. (2) Pendidikan adalah proses internalisasi budaya ke dalam diri seseorang dan masyarakat sehingga membuat orang dan masyarakat jadi berada. (3) Pendidikan bukan hanya merupakan sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi lebih luas lagi, yakni sebagai sarana pembudayaan dan penyaluran nilai (enkulturasi dan sosialisasi). (4) Anak harus mendapat pendidikan yang menyentuh dimensi dasar kemanusiaan. (5) Dimensi kemanusian itu mencakup sekurang-kurangnya tiga hal paling mendasar.

    (6) Pendidikan, karakter pendidikan budi pekerti plus, yaitu yang melibatkan aspek pengetahuan, perasaan dan tindakan. (7) Menurut Lickonia, tanpa ketiga aspek itu, pendidikan karakter tidak akan efektif. (8) Dengan pendidikan karakter yang diterapkan secara sistematis dan berkelanjutan, seorang anak akan menjadi cerdas emosinya. (9)Kecerdasan emosi ini adalah bekal penting dalam mempersiapkan anak menyongsong masa depan. (10) Terdapat sembilan pilar karakter yang berasal dari nilai-nilai luhur universal, yaitu karakter cinta Tuhan dan segenap ciptaan-Nya; kemandirian dan tanggung jawab; kejujuran/amanah dan diplomatis; hormat dan santun; dermawan; suka menolong, dan gotong royong/kerja sama; percaya diri dan pekerja keras; kepemimpinan dan keadilan; baik dan rendah hati; serta toleran dan cinta damai. 


Manakah gagasan utama paragraf ke-1?

a. Pendidikan dikenal setiap orang b. Pendidikan adalah internalisasi budaya c. Pendidikan bukan sarana transfer ilmu d. Pendidikan merupakan sarana pembudayaan

e. Pendidikan harus berdimensi kebudayaan


Jawaban : B

Pembahasan : Gagasan utama adalah pokok persoalan yang menjadi inti pembicaraan sebuah paragraf atau bacaan.Kegiatan utama suatu paragraf biasanya ada di awal (paragraf ke edukatif tidak harus kalimat ke-1) yang ditandai dengan penjelasan pada kalimat selanjutnya. Di akhir paragraf (paragraf induktif) biasanya ditandai dengan kata jadi, oleh karena itu dengan demikian. 

Gagasan utama paragraf ke-1 adalah pendidikan adalah internalisasi budaya.




Sabtu, 16 Oktober 2021

Paragraf : Pengertian, Syarat, dan Jenis-Jenis

Paragraf adalah kumpulan kalimat yang biasanya memiliki satu ide pokok dan cara penulisannya ditandai dengan penulisan yang menjorok ke dalam atau dimulai dengan garis baru. Paragraf yang baik harus memenuhi dua syarat utama, yaitu memiliki kesatuan dan kepaduan paragraf.


1. Kesatuan
Sebuah paragraf hanya berisi satu ide pokok. Ide pokok ini dalam pengungkapannya harus didukung oleh kalimat-kalimat, baik sebagai kalimat utama maupun sebagai kalimat penjelas.

2. Kepaduan
Kepaduan paragraf ditandai dengan adanya penyusunan kalimat secara logis, melalui ungkapan pengait antarkalimat. Urutan yang logis dapat di ketahui melalui susunan kalimat. Kalimat yang sumbang atau keluar dari permasalahan yang dibicarakan akan membuat kalimat tidak padu.

Nah setelah membahas mengenai pengertian dan syarat, selanjutnya yaitu jenis-jenis paragraf. Jenis-Jenis paragraf dibedakan berdasarkan letak kalimat utama dan tujuannya, paragraf dibagi menjadi paragraf deduktif, paragraf induktif, dan paragraf campuran.

1. Paragraf Deduktif
Letak kalimat utama paragraf ini adalah pada awal paragraf sedangkan kalimat berikutnya merupakan penjelasan atau kalimat-kalimat penjelas.

2. Paragraf Induktif
Letak kalimat utama paragraf ini adalah pada akhir paragraf. Jadi, kebalikan dari paragraf deduktif di atas maka ide pokok terletak pada akhir kalimat. Sedangkan kalimat-kalimat penjelasnya, dimulai pada awal hingga menjelang akhir paragraf.

3. Paragraf Campuran
Letak kalimat utama paragraf ini adalah pada awal dan akhir paragraf. Dengan demikian, ide pokok mula-mula dituangkan di awal kemudian ditegaskan lagi pada akhir paragraf. Kalimat utama paragraf kombinasi berarti ada dua kalimat. Kalimat-kalimat penjelas terletak mulai kalimat (2) hingga menjelang dituangkan kalimat utam yang berada pada akhir paragraf.

Lalu selanjutnya, jenis paragraf ini dibedakan berdsarkan tujuannya, yaitu paragraf pembuka, penghubung, dan penutup.

1. Paragraf Pembuka
Paragraf pembuka adalahh paragraf yang digunakan penulis, untuk mengantarkan pembaca kepada topik yang dibicarakan. Biasanya paragraf ini memberikan uraian yang jelas dan menarik perhatian, dan dinyatakan pula tujuan penulisan dari topik yang dibicarakan tersebut.

2. Paragraf Penghubung
Paragraf penghubung mengemukakan topik penulisan. Oleh karena itu, jumlah paragraf ini cukup banyak menempati wacana. Isi atau inti persoalan yang dikemukakan melalui paragraf-paragraf penghubung ini terjalin secara logis dan berurutan. Perincian, penjelasan, penggambaran data yang diungkapkan berkaitan dengan paragraf pembuka dan paragraf penutup.

3. Paragraf Penutup
Paragraf penutup hanya terdapat pada akhir sebuah teks. Isi paragraf ini umumnya berupa simpulan dari paragraf pengubung atau penegasan kembali tentang hal-hal diangap penting dari paragraf penghubung.

Yang terakhir, yaitu berdasarkan cara penyajiannya, karangan atau paragraf terbagi menjadi lima jenis : 

1. Narasi
Karangan atau paragraf yang memaparkan suatu rangkaian peristiwa atau kejadian.

2. Deskripsi
Karangan atau paragraf yang melukiskan suatu keadaan. Tujuannya agar pembaca ikut merasakan perasaan pengarang.

3. Eksposisi
Karangan atau paragraf yang berusaha memaparkan fakta secara objektif. Tujuannya memberi penjelasan kepada pembaca

4. Argumentasi
Karangan atau paragraf yang bertujuan untuk membuktikan suatu kebenaran sehingga pembaca meyakini kebenaran yang disampaikan. Pembuktian dilengkapi dengan data dan fakta yang ada.

5. Persuasi
Karangan atau paragraf yang bertujuan memengaruhi pembaca agar setuju atau melakukan apa yang dikatakan atau diharapkan penulis.


Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done