masrafli.com

Rabu, 18 Mei 2022

Makna Surah Al-Luqman ayat 13-14

Surat Luqman adalah surah yang  turun sebelum Nabi Muhammad  saw. berhijrah ke Madinah. Semua ayat-ayatnya Makiyah. Demikian pendapat mayoritas ulama. Di- nama kan surat ini dengan Luqman dikarena- kan surat itu mengandung  berbagai wasiat dan nasehat yang disampaikan Luqman kepada anaknya. Luqman yang disebut oleh surah ini adalah seorang tokoh yang diperselisihkan identitasnya. 

Orang Arab mengenal dua tokoh yang bernama Luqman. Pertama, Luqman Ibn A'd. Tokoh ini mereka agungkan karena wibawa, kepemimpinan, ilmu, keafsihan dan kepandaiannya. Ia sering kali dijadikan sebagai pemisalan dan perumpamaan. Tokoh kedua dalah Luqman al-Hakim yang terkenal dengan kata-kata bijak dan perumpamaan-perumpamaannya. Sepertinya dialah yang dimaksud oleh surat ini.

Diriwayatkan bahwa Suwayd ibn ash-Shamit suatu ketika datang ke Mekah. Ia adalah seorang yang cukup terhormat di kalangan masyarakatnya. Lalu Rasulullah saw. mengajaknya untuk memeluk agama Islam. Suwayd berkata kepada Rasulullah saw., "Mungkin apa yang ada padamu itu sama dengan apa yang ada padaku" Rasulullah saw. Bersabda, 'Apa yang ada padamu?" Ia menjawab, "Kumpulan Hikmah Luqman". Kemudian Rasulullah saw. bersabda, "Sungguh perkataan yang amat baik! tetapi apa yang ada padaku lebih baik dari itu. Itulah Al-Quran yang diturunkan Allah swt. kepadaku untuk menjadi petunjuk dan cahaya". Rasulullah saw. kemudian membacakan al-Quran kepadanya dan mengajaknya memeluk Islam.

Dalam ayat ini, Luqman memulai nasihatnya dengan menekankan perlunya menghindari syirik/mempersekutukan Allah swt.. Larangan ini sekaligus mengandung pengajaran tentang wujud dan keesaan Allah Swt.

Pesannya merupakan larangan jangan mempersekutukan Allah Swt. untuk menekankan perlunya meninggalkan sesuatu yang buruk sebelum melaksanakan yang baik.


Tafsir atau Penjelasan Ayat 13-14

Dalam ayat di atas Allah swt. menginformasikan tentang wasiat Luqman kepada anaknya. Wasiat pertama adalah agar menyembah Allah swt. Yang Maha Esa tanpa menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Luqman memperingatkan bahwa tindakan syirik adalah bentuk kezaliman terbesar.

Al-Bukhari meriwayatkan dari Abdullah, dia berkata, ketika turun ayat: “orang-orang yang beriman dan tidak mencampurkan keimanan mereka dengan kezaliman’, hal itu terasa amat berat bagi para sahabat Rasulullah saw. dan bertanya: 'siapakah di antara kami  yang  tidak mencampur keimanannya dengan kezaliman?’, Rasulullah saw. menjawab:  ‘maksudnya bukan begitu, apakah kalian tidak mendengar perkataan Luqman: ‘Hai anakku janganlah kamu menyekutukan  Allah Swt., sesungguhnya syirik itu merupakan kezaliman yang besar”. (HR. Muslim).

Kemudian, nasihat untuk menyembah Allah Swt. dibarengkan dengan perintah untuk berbuat baik kepada orang tua, 'dan kami wasiatkan kepada manusia supaya merka berbuat baik kepada kedua orang tua, ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah lemah". Firman-Nya, "dan menyapihnya selama dua tahun", itu mendidik  dan menyusuinya. Pada ayat yang lain Allah Swt. berfirman, “dan para ibu menyusui anaknya selama dua tahun. Allah Swt. menyebut-nyebut penderitaan, kepayahan, dan kerepotan ibu dalam mendidik anak siang dan malam, untuk mengingatkannya tentang  ihsan  kebaikan dan ketulusan) seorang ibu kepada anak-anaknya. Oleh karena  itu, Allah Swt. berfirman,” bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu …”


Selasa, 10 Mei 2022

Perbedaan dan Persamaan Demokrasi dan Syura

kali ini kita akan membahas mengenai Demokrasi dan Syura khususnya mengenai perbedaan dan persamaannya. Karena selama ini, demokrasi diidentikkan dengan syyra dalam islam karena adanya titik persamaan di antara keduanya. Nah untuk melihat lebih jelas titik persamaan tersebut, kita perlu memahami pengertian dari keduanya.

<a href="https://www.freepik.com/vectors/politician">Politician vector created by pch.vector - www.freepik.com</a>

1. Demokrasi

Secara kebahasaan, demokrasi terdiri atas dua rangkaian kata, yaitu "demos" yang berarti rakyat dan "cratos"yang berarti kekuasaan. Secara istilah, kata demokrasi ini dapat ditinjau dari dua segi makna.

Pertama, demokrasi dipahami sebagai suatu konsep yang berkembang dalam kehidupan politik pemerintah, yang di dalamnya terdapat penolakan  terhadap adanya kekuasaan yang terkonsentrasi pada satu orang dan menghendaki peletakan kekuasaan di tangan orang banyak (rakyat) baik secara langsung maupun dalam perwakilan.

Kedua, demokrasi dimaknai sebagai suatu konsep yang menghargai hak-hak dan kemampuan individu dalam kehidupan bermasyarakat. Dari definisi ini, dapat dipahami bahwa istilah demokrasi awalnya berkembang dalam dimensi politik yang tidak dapat dihindari.

Secara historis, istilah demokrasi memang berasal dari Barat. Namun, jika melihat dari sisi makna, kandungan nilai-nilai yang ingin diperjuangkan oleh demokrasi itu sendiri sebenarnya merupakan gejala dan cita-cita kemanusiaan secara universal (umum, tanpa batas agama maupun etnis).

2. Syura

Menurut bahasa, dalam kamus Mu'jam Maqayis al-Lugah, syura memiliki dua pengertian, yaitu menampakkan dan memaparkan sesuatu atau mengambil sesuatu. Menurut istilah, beberapa ulama terdahuulu telah memberikan definisi syura. Mereka diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Ar Raghib al-Asfahani dalam kitabnya Al Mufradat fi Gharib al-Quran, mendefinisikan syura sebagai "proses mengemukakan pendapat dengan saling mengkoreksi antara peserta syura".
  2. Ibnu al-Arabi al-Maliki dalam Ahkam al-Quran mendefinisikannya dengan "berkumpul untuk meminta pendapat (dalam suatu permasalahan) yang peserta syuranya saling mengeluarkan pendapat yang dimiliki".
  3. Definisi syura yang diberikan oleh pakar fikih kontemporer dalam asy Syura fi Zilli Nizami al-Hukm al-Islami, di antaranya adalah "proses menelusuri pendapat para ahli dalam suatu permasalahan untuk mencapai solusi yang mendekati kebenaran".

Persamaan antara Demokrasi dan Syura

Dari beberapa definisi Syura dan demokrasi di atas, yaitu dapat memahami bahwa syura hanya merupakan mekanisme kebebasan berekspresi dan penyaluran pendapat dengan penuh keterbukaan dan kejujuran. Hal tersebut menjadi pertanda adanya penghargaan terhadap pihak lain. Sementara demokrasi, menjangkau ruang lingkup yang lebih luas. Demokrasi menyoal nilai-nilai egaliter, penghormatan terhadap potensi individu, penolakan terhadap kekuasaan tirani, dan memberi kesempatan kepada semua pihak untuk berpartisipasi dalam menguru spemerintahan. Secara tegas demokrasi bermain pada wilayah politik. Jika demikian halnya, maka pada satu sisi, Syura merupakan bagian dari proses berdemokrasi. Di dalamnya terkandung nilai-nilai yang diusung demokrasi. Pada sisi lain, nilai-nilai luhur yang diusung oleh konsep demokrasi adalah nilai-nilai yang sejalan dengan visi Islam itu sendiri. Nilai Islami bukanlah sesuatu yang berasal dari muslimin saja (dari dalam), tetapi semua nilai yang mengandung kebaikan dan kemaslahatan, biak dari Barat maupun Timur. Karena Islam tidak mengenal Barat dan Timur (diskriminasi), justru sikap Islam terhadap hal-hal baru yang baik adalah "akomodatif".

Namun demikian, pro dan kontra tentang demokrasi dalam Islam masih terus berlanjut. Oleh karena itu, untuk mempertajam analisis kalian dalam menyikapi konsep demokrasi, ada baiknya kalian mengenali lebih lanjut pandangan-pandangan para ulama tentang hal tersebut.

Selasa, 26 April 2022

Pengertian Qada dan Qadar

Pengertian Qada dan Qadar - Para ulama memiliki beberapa pandangan dalam mengartikan kata Qada dan Qadar. Sebagian ulama mengartikan sama dan sebagian yang lain memberikan arti yang berbeda. 

<a href='https://www.freepik.com/photos/yummy'>Yummy photo created by freepik - www.freepik.com</a>

Pandangan yang membedakan antara Qada dan Qadar, mendefiniskan Qadar dengan  “ilmu Allah Swt. tentang apa yang akan terjadi pada makhluk di masa mendatang. ” Qada adalah “ segala sesuatu yang Allah Swt. wujudkan (adakan atau berlakukan) sesuai dengan ilmu dan kehendaknya.”  Sebagian  ulama yang lain justru menerapkan definisi di atas secara terbalik, yakni  definisi Qada  dan Qadar ditukar.

Pendapat yang menyamakan pengertian Qada dan Qadar berbunyi "bahwa aturan baku yang diberlakukan oleh Allah swt. terhadap alam ini, undang-undang yang bersifat umum, dan hukum-hukum yang mengikat sebab dan akibat". Pengertian itu diilhami oleh beberapa ayat al-Quran, seperti firman Allah swt. :

Artinya : "“Allah Swt. mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, dan kandungan rahim yang kurang sempurna dan yang bertambah. Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya”.  ( Q.S. ar-Ra’d/13:8)

Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa Qada menurut bahasa berarti "menentukan atau memutuskan", sedangkan menurut istilah artinya "segala ketentuan Allah swt. sejak zaman azali". Adapun pengertian Qadar menurut bahasa ialah "memberi kadar, aturan, atau ketentuan". Menurut istilah berarti "ketetapan Allah swt. terhadap seluruh makhluk-Nya tentang segala sesuatu". Firman Allah swt :


Artinya : “Yang kepunyaan-Nya lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu baginya dalam kekuasaan(Nya), dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya”.  ( Q.S. al-Furqan/25:2).

Iman kepada Qada dan Qadar artinya percaya dan yakin dengan sepenuh hati bahwa Allah Swt. telah menentukan segala sesuatu bagi makhluk-Nya. Menurut Yasin, iman kepada Qada dan Qadar adalah “mengimani adanya ilmu Allah Swt. yang qadīm dan mengimani adanya kehendak Allah Swt. yang berlaku serta kekuasaan-Nya yang menyeluruh”.

Setiap muslim wajib mengimani Qada dan Qadar Allah Swt., yang baik ataupun yang buruk. Firman Allah Swt.: “Apakah kamu tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Allah Swt. mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi?; bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam sebuah kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi Allah Swt.” (Q.S. al-Hajj/22:70)

“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah Swt ”. (Q.S. al-Hadīd/57:22).

Iman kepada Qada dan Qadar meliputi 4 prinsip, yaitu sebagai berikut :

  1. Iman kepada ilmu Allah swt. yang Qadim (tidak berpermulaan), dan Dia mengetahui perbuatan manusia sebelum mereka melakukannya
  2. Iman bahwa semua Qadar Allah swt. telah tertulis di Lauh Mahfuzh
  3. Iman kepada adanya kehendak Allah swt. yang berlaku dan kekuasaan-Nya yang bersifat menyeluruh
  4. Iman kepada Allah swt. adalah zat yang mewujudkan makhluk. Allah swt. adalah Sang Pencipta dan yang lain adalah makhluk.

Qada dan Qadar terasa familiar dengan satu kata, yaitu "takdir". Bagi manusia dan makhluk lain, ada pandangan takdir baik dan buruk, tetapi dalam pandangan Allah swt. semua takdir itu biak, karena keburukan tidak dinisbatkan kepada Allah swt. Ilmu Allah swt. kehendak-Nya, catatan-Nya, dan penciptaan-Nya semua itu adalah kebijaksanaan, keadilan, kasih sayang, dan kebaikan. Keburukan bukanlah sifat Allah swt. dan bukan pula pekerjaan-Nya. 

Nah teman-teman, bagaimana dengan penjelasan mengenai Qada dan Qadar di atas?? semoga cukup menambah wawasan ya. Sebagai penutup nih, Perhatikakn firman Allah swt. berikut ya.

“Sesungguhnya Allah Swt. tidak berbuat zalim kepada manusia sedikit pun, akan tetapi manusia Itulah yang berbuat zalim kepada dirinya sendiri” (Q.S.Yunus/10:44).



Minggu, 06 Februari 2022

Teori terjadinya jagat raya


Teori terjadinya jagat raya - Menurut teori ledakan dahsyat (big bang) alam semesta berasal dari ledakan benda sangat padat yang sangat panas dan terus mengembang sampai sekarang.

Ledakan dahsyat atau Big Bang merupakan sebuah peristiwa yang menyebabkan terbentuknya alam semesta. Pada awalnya alam semesta berasal dari benda padat yang sangat panas, kemudian terjadi proses "big bang", mengembang secara terus menerus hingga sekarang. Ledakan besar tersebut terjadi sekitar 13,7 miliar tahun lalu. Bukti yang memperkuat teori ini adalah alam semesta hingga saat ini terus mengembang seperti balon yang ditiup.

Vesto Sliper (1929) menemukan bahwa garis spektrum Galaxy makin jauh bergeser ke arah merah. Alam Guth (1980) dengan menggunakan teleskop Huble berhasil menghitung pergeseran spektrum Galaxy yang berwarna merah dnegna kecepatan menjauhnya. Arno Penzias dan Robert Wilson (1965) menemukan sisa dentuman besar yang disebur radiasi latar belakang kosmik, penelitian Penzias diperkuat oleh Penemuan George Smoot (1989). Hal ini berarti teori Big Bang telah diuji kebenrannya secara ilmiah, serta memberikan penjelas sangat akurat dan komprehensif.

Georges Lemaitre adalah orang yang mengajukan teori ledakan dahsyat mengenai asal usul alam semesta yang disebutnya dengna "hipotesis atom purba". Teori ini didasarkan pada teori relativitas umum Albert Einstein dan beberapa asumsi-asmsi sederhana, seperti homogenitas dan isotropi ruang. Edwin Hubble (1929) menemukan bahwa jarak bumi dengna galaksi yang sangat jauh umumnya berbanding lurus dengan geseran merahnya. Hasil pengamatan ini mengindikasikan bahwa semua galaksi dan gugus bintang secara langsung menjauhi titik pandang kita, artinya semakin jauh, semakin cepat kecepepatan tampaknya.

Saat ini jarak antar galaksi semakin jauh. Hal ini berarti pada masa lalu galaksi-galaksi itu lebih dekat dan semakin dekat, sehingga pada awalnya adalah menyatu, padat, dan sangat panas. Isitlah Big Bang pertama kali dikemukakan oleh Dred Hoyle pada tahun 1949. Setelah ditemukannya radiasi latar belakang gelombang mikro kosmis pada tahun 1964, kebanyakan ilmuwan mulai menerima bahwa teori ledakan dahsyat benar-benar pernah terjadi.

Jumat, 28 Januari 2022

Unsur Kebahasaan Teks Eksemplum


Teks eksemplum adalah suatu bacaan yang memiliki sifat untuk menjelaskan mengenai pengalaman hidup yang dimiliki oleh seorang manusia. Pengalaman hidup juga dapat dikatakan sebagai pengalaman hidup. Teks eksemplum juga berisi atau bercerita tentang pelaku.

Biasanya teks eksemplum ini diawalki dengan pengenalan tokoh, peristiwa yang dialami oleh tokoh, kemudian diakhiri dengan interpretasi yang muncul dari dalam tokoh tersebut. Namun, pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai unsur kebahasaan teks eksemplum. Berikut ini beberapa unsur kebahsaan teks eksemplum dan contohnya :

1) Menggunakan kata ganti orang pertama/tunggal
2) Menggunakan berbagai kata keterangan (waktu,tempat,suasana,cara,tujuan)
3) Menggunakan konjungsi (intra kalimat maupun antar kalimat)
4) Menggunakan kata rujukan
5) Menggunakan kalimat kompleks/majemuk

Contoh :

- Keterangan suasana
  Dalam ketakutannya,anak gembala itu berlaki ke arah kampung dan berteriak.

- Keterangan tempat
  Kemudian berlari kembali masuk ke dalam hutan.

- Keterangan waktu
  Pada suatu sore ketika matahari mulai terbenam.

- Kata ganti orang ketiga jamak
  Orang-orang kampung hanya diam walaupun mereka mendengar teriakan anak gembala itu.

- Kata ganti orang ketiga tunggal
  Kebohongan yang dilakukan anak itu telah merugikan dirinya sendiri.Ia terpakasa kehilangan.......

- Konjungsi intra kalimat
  Serigala itu berhasil menerkam dan menyambar domba yang digembalakan oleh penggembala

Demikian artikel mengenai Unsur Kebahasaan Teks Eksemplum. Anda dapat membagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat. Anda juga bisa berkomentar jika dirasa ada yang kurang jelas. Semoga bermanfaat untuk para pembaca dan Salam Literasi!

Kamis, 27 Januari 2022

Pengertian Pelabuhan internasional, nasional, regional dan lokal


Sarana dan prasarana yang tak kalah penting di Indonesia adalah pelabuhan. Dilihat dari lingkup pelayarannya pelabuhan dikelompokkan menjadi pelabutan internasional,pelabuhan nasional, pelabuhan regonal, dan pelabuhan lokal.

  1. Pelabuhan internasional adalah pelabuhan yang melayani nasional dan internasional dalam jumlah besar dan merupakan simpul dalam jaringan laut internasional.
  2. Pelabuhan nasional adalah pelabuhan yang melayani nasional dan internasional dalam jumlah menengah
  3. Pelabuhan regional adalah pelabuhan pengumpan primer ke pelabuhan utama yang melayani secara nasional.
  4. Pelabuhan lokal adalah pelabuhan pengumpan sekunder yang melayani lokal dalam jumlah kecil.

Sebagai negara maritim, transportasi laut sangat penting untuk dikembangkan. Keunggulan transportasi laut adalah kemampuannya mengangkut barang dan manusia dalam jumlah besar. Oleh karena itu, ketersediaan pelabuhan menjadi prasarana yang mesti tersedia.

Demikian artikel mengenai Pengertian Pelabuhan internasional, nasional, regional dan lokal. Anda dapat membagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat. Anda juga bisa berkomentar jika dirasa ada yang kurang jelas. Semoga bermanfaat untuk para pembaca dan Salam Literasi!

 


Selasa, 25 Januari 2022

Pengertian dan Ciri-ciri Batik Tulis


Sebelum membahas mengenai batik tulis, kita cari tahu dahulu apa itu batik. Kata “batik” berasal dari gabungan dua kata bahasa Jawa: “amba”, yang bermakna “menulis” dan “titik” yang bermakna “titik”. Sejak 2 Oktober 2009, Batik sebagai keseluruhan, baik itu dari teknik, teknologi serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Walaupun kata “batik” berasal dari bahasa Jawa, kehadiran batik tulis di Jawa sendiri tidaklah tercatat. G.P. Rouffaer berpendapat bahwa tehnik batik tulis ini kemungkinan diperkenalkan dari India atau Srilangka pada abad ke-6 atau ke-7. Di sisi lain, J.L.A. Brandes (arkeolog Belanda) dan F.A. Sutjipto (sejarawan Indonesia) percaya bahwa tradisi batik tulis adalah asli dari daerah seperti Toraja, Flores,Halmahera, dan Papua. Perlu dicatat bahwa wilayah tersebut bukanlah area yang dipengaruhi oleh Hinduisme tetapi diketahui memiliki tradisi dari nenek moyang dalam membuat batik tulis.

Ciri-ciri batik tulis atau batik carik adalah : 

  1. memiliki motif yang beragam bisa juga berulang-ulang
  2. bentuk motifnya bisa mencapai ukuran yang kecil sesuai dengan canting yang digunakan
  3. setiap bentuk motif memiliki batas garis atau batas bentuk yang jelas
  4. warna batik akan mudah rusak jika dicuci menggunakan sabun deterjen, sebaiknya dicuci menggunakan lerak dan tidak dijemur di bawah sinar matahari langsung

jika dibandingkan dengna cermat, bentuk motif dengan ukuran yang sama pada hasil batik tulis pasti memiliki perbedaan. Hal ini karena pembatikan (percantingan) dilakukan secara manual (dengan tangan), sehingga setiap goresan memiliki perbedaan.

Batik tulis atau bisa disebut juga dengan Batik Carik yaitu kain batik yang proses pengerjaanya menggunakan alat canting untuk memindahkan lilin cair pada permukaan kain guna menutupi pori-pori kain pada bagian-bagian tertentu yang dikehendaki agar tidak terkena zat warna. Yang sebelumnya kain tersebut sudah digambar dengan pensil terlebih dahulu.

Seni pewarnaan kain batik tulis dengan menggunakan malam (lilin khusus untuk membatik) adalah salah satu bentuk seni kuno. Penemuan di Mesir menunjukkan bahwa teknik ini telah dikenal semenjak abad ke-4 SM, dengan ditemukannya kain pembungkus mumi yang juga dilapisi malam untuk membentuk pola. Di Asia, teknik serupa batik tulis juga diterapkan di Tiongkok serta diIndiadan Jepang. Di Afrika, teknik seperti batik tulis dikenal diNigeria dan Senegal. Di Indonesia, batik tulis dipercaya sudah ada semenjak zaman Majapahit.

Demikian artikel mengenai Pengertian dan Ciri-ciri Batik Tulis. Anda dapat membagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat. Anda juga bisa berkomentar jika dirasa ada yang kurang jelas. Semoga bermanfaat untuk para pembaca dan Salam Literasi!

 

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done