Teori Planetesimal - Masrafli

Minggu, 24 Februari 2019

Teori Planetesimal

Pada artikel kali ini, kita akan membahas mengenai salah satu teori terjadinya tata surya yaitu Teori Planetesimal. Apa itu teori planetesimal? bagimana terjadinya ? pasti muncul beberapa pertanyaan seperti itu di benak kalian. Mari simak pembahasan berikut ini.


Teori Planetisimal adalah salah satu teori yang menerangkan tentang proses pembuatan Tata Surya. Teori ini dicetuskan oleh seorang astronom bernama Forest Ray Moulton dan seorang geolog bernama Thomas C. Chamberlin dari Universitas Chicago, yang kemudian namakan teori mereka ini dengan nama Teori Planetisimal.


Teori ini menyatakan bahwa suatu ketika sebuah bintang melintasi ruang angkasa dengan cepat dan berada dekat sekali dengan matahari. Daya tarik bintang ini sangat besar sehingga menyebabkan daya pasang di bagian gas Matahari. Akibatnya, massa gas terlempar dari Matahari dan mulai mengorbit. Karena daya tarik Matahari, massa gas itu tertahan dan bergerak mengelilingi Matahari. Ketika massa gas menjadi dingin, bentuknya kemudian berubah menjadi cairan kemudian memadat. Akhirnya, massa gas itu menjadi planet yang ada sekarang, termasuk Bumi.

Bahwa dalam kabut terdapat material padat (planetesimal) yang saling tarik-menarik antara sesamanya sehingga membentuk gumpalan yang disebut planet.

Teori planetesimal mendapatkan dukungan selama hampir 1/3 abad, tetapi kemudian pada akhir tahun 1930 teori ini mulai diperdebatkan kebenarannya. Akhirnya pada, tahun 1940 teori ini resmi tidak diterima karena tidak sesuai dengan kenyataan momentum sudut pada planet Yupiter dan bahwa seharusnya gas-gas yang tertarik ke arah bintang tidak berputar mengelilingi matahari, tetapi akan melayang bebas di angkasa, karena kehadiran 2 atom yang paling penting dalam astronomi yaitu helium dan hidrogen. 

Kita ketahui bahwa di angkasa, atom-atom hidrogen seharusnya tersebar sebagai individu atau sebagai molekul, sedangkan helium akan tetap menjadi atom yang melayang dengan bebas.

Terlepas dari penolakan diatas, terdapat suatu bagian dari teori mereka yang masih diterima sampai saat ini, yaitu yang menyatakan bahwa benda-benda yang lebih kecil (planetisimal), secara bertahap akan saling berbenturan dan pada akhirnya akan membentuk suatu planet secara akresi. 

Demikian artikel mengenai Teori Planetesimal. Semoga bermanfaat untuk para pembaca masrafli.com dan Salam Berbagi!

Referensi : wikipedia, ahliteori.blogspot.com
Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done