4 jenis data kuantitatif - masrafli.com

Selasa, 14 Mei 2019

4 jenis data kuantitatif

    

Berdasarkan sifatnya atau tipe skala pengukuran yang digunakan, data kuantitatif dikelompokkan menjadi empat jenis, yaitu sebagai berikut.

1. Data nominal / kategorial
Data yang diperoleh melalui pengelompokan objek berdasarkan  kategori tertentu. Perbedaan kategori objek hanya menunjukkan perbedaan kualitatif. Contoh : jenis kelamin: (1) pria (2) wanita. Angka (1) untuk pria, dan angka (2) untuk wanita hanya merupakan simbol yang digunakan untuk membedakan dua kategori jenis kelamin.

2. Data ordinal
Data yang berasal dari suatu objek atau kategori yang telah disusun secara berjenjang menurut besarnya atau tingkatannya. Contoh: tingkat pendidikan yang disusun dalam urutan sebagai berikut : (1) TK;(2) SD;(3) SMP;(4) SMA.

3. Data interval
Data hasil pengukuran yang dapat diurutkan atas dasar kriteria tertentu serta menunjukkan semua sifat yang dimiliki oleh data ordinal, namun tidak adanya angka nol mutlak. Contoh : hasil pengukuran suhu (temperatur) menggunakan termometer yang dinyatakan dalam ukuran derajat. Rentang temperatur 0 C sampai 1 C memiliki jarak yang sama dengan 7 C sampai 8 C. Namun tidak dapat dikatakan bahwa benda yang bersuhu 20 C memiliki panas separuh dari benda yang bersuhu 40 C. Demikian juga, tidak dapat dikatakan bahwa benda dengan suhu 0 Celcius tidak dapat memiliki suhu sama sekali.

4. Data rasio
Data yang memiliki semua sifat yang dimiliki oleh data nominal, ordinal, dan data interval. Data rasio adalah data berbentuk angka dalam arti yang sesungguhnya dilengkapi dengan titik Nol absolut (mutlak) sehingga dapat diterapkannya semua bentuk operasi matematik. Contoh : Panjang sungai yang dinyatakan dalam ukuran kilometer adalah data rasio. Tinggi menara yang dnyatakan dalam ukuran meter adalah data rasio. Luas sawah yang dinyatakan dalam ukuran hektar (ha) adalah data rasio.

Demikian artikel mengenai 4 jenis data kuantitatif. Anda dapat membagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat. Anda juga bisa berkomentar jika dirasa ada yang kurang jelas. Semoga bermanfaat untuk para pembaca dan Salam Literasi!
Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done