Kaidah Kebahasaan Teks Editorial - masrafli.com

Minggu, 26 Mei 2019

Kaidah Kebahasaan Teks Editorial


Kaidah Kebahasaan Teks Editorial tergolong kedalam kaidah kebahasaan yang berciri bahasa jurnalistik. Berikut ini ciri-ciri dari bahasa jurnalistik teks editorial.


1. Penggunaan kalimat retoris.

Kalimat retoris adalah kalimat pertanyaan yang tidak ditunjukan untuk mendapatkan jawabannya. Pertanyaan-pertanyaan tersebut dimaksudkan agar pembaca merenungkan masalah yang dipertanyakan itu sehingga tergugah untuk berbuat sesuatu atau minimal berubah pandangannya terhadap isu yang dibahas.

2. Menggunakan kata-kata populer 

sehingga mudah bagi khalayak untuk mencernanya. Tujuannya agar pembaca tetap merasa rilek meskipun membaca masalah yang serius dipenuhi dengan tanggapan yang kritis.

3. Menggunakan kata ganti penunjuk

yang merujuk pada waktu, tempat, peristiwa, atau hal lainnya yang menjadi fokus ulasan

4. Banyaknya penggunaan konjungsi kausalitas

seperti sebab, karena, oleh sebab itu. Hal ini terkait dengan penggunaan sejumlah argumen yang dikemukakan redaktur berkenaan dengan masalah yang dikupasnya.

Demikian artikel mengenai Prinsip Kritik Sastra. Anda dapat membagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat. Anda juga bisa berkomentar jika dirasa ada yang kurang jelas. Semoga bermanfaat untuk para pembaca dan Salam Literasi!
Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done