Kebijakan Perdagangan Internasional - masrafli.com

Jumat, 24 Mei 2019

Kebijakan Perdagangan Internasional

Kebijakan Perdagangan Internasional - Seiring dengan perkembangan perdagangan internasional, negara akan mengalami keadaan yang kurang menguntungkan bagi perekonomian dalam negeri disebabkan kurang mampunya bersaing dengan negara lain. Oleh karena itu, negara perlu mengeluarkan kebijakan untuk melindungi perekonomian negara. Kebijakan-kebihakan tersebut antara lain sebagai berikut.

Penetapan Tariff

Tariff adalah pajak yang dikenakan atas barang-barang yang melewati 
batas suatu negara. Tujuan diadakannya arif adalah untuk mengisi kas 
negara, dan melindungi industri dalam negeri. 

Jenis-jenis tariffdi antaranya terdiri atas tariff ekspor, tariff transito, dan 

lain. Tariff transito dikenakan terhadap barang yang melintasi wilayah suatu 
negara dengan ketentuan barang tersebut tujuan akhirnya adalah negara lain. 
Tariffimpor dikenakan terhadap barang-barang yang diimpor dari negara lain.

Kuota Impor

Kuota impor merupakan suatu kebijakan untuk membatasi jumlah barang 
impor  yang  masuk  ke  dalam  negeri. Dibatasinya jumlah produk impor 
mengakibatkan harga barang impor tetap mahal dan produk dalam negeri dapat bersaing dan laku di pasaran.


Larangan Ekspor dan Impor

Larangan ekspor merupakan kebijakan pemerintah yang melarang barang 
dan jasa dijual keluar melewati batas negara karena alasan-alasan tertentu. Contohnya, pelarangan ekspor kulit binatang melata dan tumbuh-tumbuhan yang dilindungi. 

Adapun  larangan  impor  adalah  kebijakan  perdagangan  internasional 

yang melarang secara mutlak impor komoditas tertentu karena alasan-alasan 
tertentu. Misalnya, Indonesia memberlakukan kebijakan pelarangan impor 
beberapa jenis plastik bekas. 

Subsidi

Subsidi adalah bantuan yang diberikan pemerintah kepada produsen dalam 
negeri agar dapat menjual barang lebih murah sehingga dapat bersaing dengan 
barang impor. Dengan adanya subsidi, biaya produksi suatu produk menjadi 
murah hingga harga jualnya menjadi lebih murah dari pada produk impor. Subsidi biasanya diberikan pemerintah dalam bentuk modal, keahlian, mesin-mesin, peralatan, keringanan pajak, pengembalian pajak, fasilitas kredit, dan subsidi harga.

Premi

Premi merupakan pemberian dana (dalam bentuk uang) kepada produsen 
yang  berhasil  mencapai target produksi seperti yan  ditentukan oleh 
pemerintah. Adanya  premi da  subsidi mendorong produsen dalam  negeri 
untuk terus meningkatkan hasil produksi dengan harga jual yang terjangkau. 

Dumping

Dumpingadalah kebijakan yang menetapkan harga jual di luar negeri lebih 
murah dibandingkan dengan harga di dalam negeri. Kebijakan ini bertujuan 
meningkatkan daya saing produk dan menguasai pasaran di luar negeri.

Devaluasi

Devaluasi merupakan kebijakan pemerintah untuk menurunkan nilai mata 
uang dalam negeri (rupiah) terhadap mata uang asing. Kebijakan devaluasi 
membuat harga barang yang ekspor ke luar negeri menjadi lebih murah jika 
diukur dengan mat uang asing dengan tujuan meningkatkan daya beli di pasar internasional.

Demikian artikel mengenai Kebijakan Perdagangan Internasional. Anda dapat membagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat. Anda juga bisa berkomentar jika dirasa ada yang kurang jelas. Semoga bermanfaat untuk para pembaca dan Salam Literasil
Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done