Pengaruh Revolusi Industri di Bidang Politik dan Sosial - masrafli.com

Minggu, 09 Juni 2019

Pengaruh Revolusi Industri di Bidang Politik dan Sosial


Pengaruh Revolusi Industri di Bidang Politik
1. Berkembangnya Imperialisme Modern
Sebelum terjadinya Revolusi Industri, imperialisme di motivasi oleh semangat kristenisasi, mengejar kekayaan, dan juga kejayaan. Hal ini disebut imperialisme kuno. Tetapi, setelah terjadi Revolusi Industri imperialisme didorong oleh kepentingan ekonomi.

2. Berkembangnya Paham Liberalisme
Pada mulanya liberalisme berkembang di Inggris ketika berlangsung Revolusi Agraria dan Revolusi Industri. Paham itu kemudian berkembang di daratan Eropa. Partai-partai liberal banyak memengaruhi negara-negara Eropa dalam menentukan kebijakan politik dan ekonominya.

Pengaruh Revolusi Industri di Bidang Sosial
1. Kaum buruh (proletar) menjadi objek pemerasan kaum majikan (borjuis). Kaum buruh harus bekerja 12 jam atau lebih sehari dengan upah yang rendah.

2. Munculnya urbanisasi besar-besaran. Penduduk daerah-daerah pertanian pindah ke kota-kota industri untuk menjadi buruh-buruh pabrik.

3. Kota-kota industri menjadi penuh sesak oleh kaum buruh.

4. Meningkatnya kejahatan. Lalu untuk melupakan kesengsaraanya, para kaum buruh mencari hiburan dengan minum-minuman keras sehingga menambah kesengsaraan mereka. Kehidupan yang miskin dan kebiasaan tidak sehat mendorong terjadinya beraneka ragam kejahatan.

Akibatnya, penjara-penjara di Inggris penuh sesak. Para tawanan kemudian dibuang ke Kanada dan Amerika. Setelah Amerika memerdekakan diri dari Inggris, para tawanan dibuang ke Australia.

Demikian artikel mengenai Pengaruh Revolusi Industri di Bidang Politik dan Sosial. Anda dapat membagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat. Anda juga bisa berkomentar jika dirasa ada yang kurang jelas. Semoga bermanfaat untuk para pembaca dan Salam Literasi!  

Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done