Prinsip Eko Efisiensi dalam pemanfaatan SDA - masrafli.com

Kamis, 20 Juni 2019

Prinsip Eko Efisiensi dalam pemanfaatan SDA

Prinsip Eko-efisiensi dalam pemanfaatan sumber daya alam - Eko-efisiensi didasarkan pada keseimbangan ekologi dan ekosistem yang sehat dan efisien. Dengan menerapkan eko-efisiensi maka pemerintah akan mendapat keuntungan (penyediaan SDA berkurang), masyarakat juga mendapat keuntungan (harga barang lebih murah), pengusaha untung, dan lingkungan hidup juga beruntung (pencemaran lingkungan berkurang)

Prinsip Eko-Efisiensi dalam pemanfaatan sumber daya alam antara lain sebagai berikut.


1) Meningkatkan efisiensi penggunaan energi
Energi yang tersedia digunakan sebesar-besarnya untuk proses produksi, dan mengurangi proporsi energi yang terbuang percuma. Konsep meningkatkan efisiensi penggunaan energi juga harus diterapkan pada setiap kegiatan, seperti kegiatan tambang, industri, dan jasa. Termasuk juga kegiatan pribadi dan rumah tanga. Mesin-mesin pabrik yang boros energi dan banyak menghasilkan limbah perlu segera diganti dengan mesin-mesin yang hemat energi dan ramah lingkungan.


 ) Pemilihan sumber daya alam yang tepat
Pemilihan yang tepat yaitu penggunaan sumber daya alam yang mampu menghasilkan daya listrik tinggi, murah, ramah lingkungan, dan tersedia tenaga ahlinya. Pada hakikatnya eko-efisiesni, dalam pengelolaanya berpedoman pada pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Pemilihan sumber daya alam dengan menggunakan prinsip eko-efisiensi antara lain yaitu sebagai berikut.
  • Efektif dan efisien dalam penggunaan dan pemanfaatan
  • Tidak mengurangi kemampuan dan kelestarian sumber daya alam lain
  • Memberikan kemungkinan untuk mempunyai pilah penggunaan di masa depan

3) Melaksanakan pembangunan berkelanjutan
Proses pembangunan harus terjadi sinergi antara lingkungan (ekologi) dan pembangunan. Pembangunan tidak mengesampingkan keselarasan lingkungan, dan lingkungan yang sehat harus mendukung proses pembangunan. Pembangunan masa kini tidak boleh merugikan kebutuhan linkungan generasi yang akan datang.

Kegiatan pembangunan harus menggunakan sumber daya alam se efisien mungkin, tidak dihambur-hamburkan dan limbah yang dihasilkan sangat terbatas sehingga masih tersedia sumber daya alam untuk generasi yang akan datang.

4) Perilaku arif masyarakat
Untuk melestarikan dan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi semua makhluk, maka perilaku arif masyarakat, yang mencakup 4R + 1F, yaitu sebagai berikut.

a. Reduce, yaitu mengurangi penggunana bahan-bahan yang dapat merusak lingkungan.
b. Reuse, yaitu penggunaan kembali barang bekas yang masih dapat digunakan baik untuk fungsi lain.
c.Recycle, yaitu mendaur ulang barang.
d.Repair, yaitu usaha perbaikan demi lingkungan.
e.Frugal, yaitu menggunakan sumber daya alam yang tidak boros tetapi irit, dengan cara 
penggunaan seperlunya, tidak berlebihan dan limbahnya terbatas

Demikian artikel mengenai Prinsip Eko Efisiensi dalam pemanfaatan SDA. Anda dapat membagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat. Anda juga bisa berkomentar jika dirasa ada yang kurang jelas. Semoga bermanfaat untuk para pembaca dan Salam Literasi!
Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done