Perbedaan Solidaritas Mekanis dan Organis - masrafli.com

Selasa, 28 Juli 2020

Perbedaan Solidaritas Mekanis dan Organis

Artikel kali ini, masrafli.com akan membahas mengenai solidaritas mekanis dan solidaritas organis, atau lebih tepatnya apa perbedaan diantara keduanya. Mari simak penjelasannya sebagai berikut.


Menurut Emile Durkheim, permasalahan mendasar yang dihadapi oleh anggota masyarakat adalah cara membentuk keteraturan sosial. Keteraturan sosial dapat meningkatkan intergrasi dan solidaritas. Intergrasi adalah kemampuan beradaptasi dan berkontribusi antara kelompok satu dan kelompok yang lain. Sementara itu, solidaritas sosial dibedakan menjadi dua bentuk sebagai berikut.

Solidaritas Mekanis

mudah ditemukan dalam kehidupan masyarakat yang masih terbelakang dengan adanya persamaan ikatan nilai dan norma sosial dalam sistem pembagian kerja. Ciri-ciri terbentuknya solidaritas mekanis dalam lingkungan masyarakat sebagai berikut.
  • Terbentuknya berdasarkan kesamaan norma kelompok
  • Terdapat hubungan ketergantungan antara individu satu dan individu yang lain
  • Belum terdapat sistem pembagian kerja
  • Solidaritas terbentuk atas dasar kesetiakawanan dan kepercayaan


Solidaritas mekanis sering kita temui dalam pola kehidupan masyarakat pedesaan. Masyarakat pedesaan bersifat homogen sehingga lebih mudah mengembangkan sikap toleransi dan rasa saling menghargai.

Solidaritas Organis

terbentuk karena adanya sistem pembagian kerja. Solidaritas organis sering ditemukan dalam kehidupan masyarakat perkotaan. Ciri-ciri solidaritas organis sebagai berikut.
  • Terbentuknya berdasarkan perbedaan norma sosial
  • Telah menerapkan sistem pembagian kerja
  • Tidak membentuk hubungan saling ketergantungan
  • Telah menerapkan hukum formal untuk menjaga solidaritas sosial


Pola kehidupan solidaritas organis sering ditemui di daerah perkotaan. Masyarakat perkotaan memiliki sifat heterogen  sehingga mempunyai nilai dan norma sosial yang lebih beragam. Industrialisasi yang berkembang di daerah perkotaan mendoorng terbentuknya sistem pembagian kerja. 

Sistem pembagian kerja tersebut didasarkan pada keahlian dan ketermpilan sehingga tidak ada hubungan saling ketergantungan. Masyarakat perkotaan juga menerapkan hukum formal/tertulis sebagai landasan pengendalian sosial.



Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done