6 Teori Terbentuknya Tata Surya - masrafli.com

Selasa, 06 Oktober 2020

6 Teori Terbentuknya Tata Surya

Tata surya adalah sistem antariksa yang saling terikat gravitasi dimana terdapat matahari dan benda-benda langit yang mengitarinya secara langsung maupun tidak langsung. Dari sekian banyak benda langit yang mengitari matahari secara langsung, terdapat benda langit yang paling besar yang dinamakan dengan planet. Bulan merupakan benda langit yang mengitari matahari secara tidak langsung, bulan merupakan satelit alami planet yang mengitari planet.

<a href="http://www.freepik.com">Designed by vectorpouch / Freepik</a>

Lalu ada sekitar enam teori terbentuknya tata surya, simak penjelasan berikut ini.

1. Teori Kabut (Nebula) - Immanuel Kant dan Laplace

Pada awalnya terdapat gumpalan kabut yang lama-lama di bagian tengahnya membentuk gumpalan gas yang kemudian membentuk matahari dan planet lainnya.

2. Teori Planetesimal - Thomas Chamberlin

Matahari yang telah ada pada awalnya, kemudian ada bintang yang mendekat dan terjadilah penarikan massa matahari oleh bintang tersebut. Massa matahari yang terhambur inilah yang membentuk planet

3. Teori Pasang Surut - Jeans dan Jefreys

Hampir sama dengan teori planetesimal, bedanya massa matahari yang tertarik bintang membentuk tonjolan dan membeku yang nantinya menjadi planet.

4. Teori Bintang Kembar - Lyttleton

Matahari adalah bintang kembar yang berdekatan. Salah satu bintang meledak sehingga pecahannya berputar mengelilingi bintang yang tidak meledak. Gravitasi bintang yang tidak meledak menimbulkan putaran. Bintang yang tidak meledak menjadi matahari, sedangkan pecahan bintang yang meledak menjadi planet-planet dan satelit.

5. Teori Awan Debu - Fred L. Whipel, Fred Hoyle, dan Hannes Alven

Tata surya berasal dari gumpalan gas dan debu yang membentuk cakram di bagian tengah dan tipis di pinggirannya. Bagian tengah membentuk matahari (karena menekan sehingga panas dan pijar) sedangkan pinggirannya membentuk planet (karena berputar dengan cepat).

6. Hipotesis Kuiper

Alam semesta terdiri atas formasi bintang-bintang. Menurut Kuiper, dua pusat yang memadat berkembang dalam satu awan antarbintang dari gas hidrogen. Pusat yang satu lebih besar daripada pusat yang lainnya, kemudian memadat menjadi bintang tunggal, yaitu Matahari.

Demikian artikel mengenai 6 Teori Terbentuknya Tata Surya. Anda dapat membagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat. Anda juga bisa berkomentar jika dirasa ada yang kurang jelas. Semoga bermanfaat untuk para pembaca dan Salam Literasi!

Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done