Ciri Negara Eropa yang Menganut paham Merkantilisme - masrafli.com

Rabu, 14 April 2021

Ciri Negara Eropa yang Menganut paham Merkantilisme

Merkantilisme adalah teori ekonomi yang menganjurkan peraturan pemerintah tentang perdagangan internasional untuk menghasilkan kekayaan dan memperkuat kekuatan nasional. Pedagang dan pemerintah bekerja sama untuk mengurangi defisit perdagangan dan mencitakan suprlus.


Secara historis Merkantilisme adalah teori yang menyatakan bahwa kekuasaan suatu negara didasarkan pada kekayaan (modal) dibandingkan dengan negara-negara lain. Hal ini membutuhkan akumulasi komoditas yang berharga, dan neraca perdagangan yang menguntungkan ekspor atas impor.

Pada abad 16 sampai ke-18, eksplorasi dan kolonialisme membawa barang-barang berharga dan bahan baku ke Eropa. Hal ini juga membuka pasar baru untuk ekspor barang-barang manufaktur. Pada koloni Amerika, Inggris memonopli perdagangan, sehingga koloni memberi keuntungan mereka ke Inggris.

Emas dan Perak (Logam mulia) pada waktu itu merupakan standar devisa suatu negara dan sebagai ukuran kekayaan, kesejahteraan dan kekuasaan negara. Berikut ini Ciri-Ciri Negara Eropa yang menganut paham merkantilisme :
  1. Meningkatkan industri dalam negeri dengna sasaran ekspor
  2. Hanya mengizinkan impor bahan mentah atau bahan baku dari negara-negara produsen yang dikuasai secara tunggal (monopoli perdagangan).
  3. Mencari negeri-negeri dengna kekayaan alam yang tinggi sebagai daerah jajahan.
  4. Negara mengawasi dan ikut campur dalam perkembangan perekonomian (etatisme)
  5. Mencegah masuknya hasil industri dari negara lain dengan mengenakan bea masuk tinggi (proteksionisme).
  6. Meningkatkan pertumbuhan penduduk sebagai tenaga kerja industri
Kebutuhan akan pasar pada masa berkembangnya merkantilisme mengakibatkan terjadinya banyak peperangan antara negara-negara Eropa pada abad ke-17 dan 18, seperti perang antara Belanda degnan Inggris dan Belanda dengna Prancis. Merkantilisme mendorong berkembangnya kapitalisme dan imperialisme Eropa.

Sistem ekonomi merkantilisme sudah mulai menghilang pada akhir abad ke-18, seiring dengan munculnya teori liberaisme ekonomi yang dicetuskan oleh Adam Smith dalam bukunya The Wealth of Nations. Dengan mengadopsi sistem perdagangan bebas yang diajarkan oleh Adam Smith, Inggris berkembang menjadi negara idnustri terbesar di dunia.
Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done